NqN5LWB7MGx5MWRcLGx5NGFcLDcsynIkynwbzD1c

Petualangan MPLS Hari Ketiga: Serunya Jadi Detektif di Museum Sandi dan Uji Nyali Simulasi Gempa Merapi

BLANTERLANDINGv101
2388665784219781519

Petualangan MPLS Hari Ketiga: Serunya Jadi Detektif di Museum Sandi dan Uji Nyali Simulasi Gempa Merapi

Rabu, 15 Juli 2026

Suasana pagi di SLB Negeri 2 Yogyakarta pada Rabu, 15 Juli 2026, terasa lebih semarak dari biasanya. Rombongan murid bersiap melangsungkan kegiatan belajar di luar kelas sebagai puncak keseruan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sebanyak dua armada bus telah bersandar rapi di halaman sekolah. Di bawah komando Ibu Nuri Restiani, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, anak-anak diatur ke dalam dua kelompok perjalanan yang tertib. Perjalanan bus pertama dipandu dengan hangat oleh Pak Maungguh, sementara rombongan bus kedua didampingi penuh keceriaan oleh Pak Awan. Wajah-wajah antusias dan tawa riang mengiringi laju kendaraan menuju destinasi edukatif kebanggaan Yogyakarta.

Eksplorasi pertama membawa anak-anak menyelami sejarah komunikasi rahasia di Museum Sandi. Ruang pameran yang unik memancing rasa ingin tahu mereka untuk berimajinasi layaknya detektif masa lampau yang memecahkan kode-kode perjuangan. Perjalanan kemudian berlanjut naik ke kawasan lereng untuk mengunjungi Museum Gunung Api Merapi. Di tempat ini, wawasan anak-anak semakin terbuka saat mengamati replika gunung, mengenal alat perekam gempa, serta memahami kebesaran alam.

Pengalaman belajar yang sesungguhnya terjadi saat anak-anak memberanikan diri mencoba fasilitas simulasi gempa vulkanik. Guncangan buatan tersebut rupanya memberikan efek kejutan yang luar biasa bagi beberapa murid. Ananda Neelam dan Anggun seketika merespons dengan kepolosan mereka yang menggemaskan. Keduanya spontan berjongkok, saling berpegangan tangan erat-erat, sambil berseru pelan, "Takuut... takuut." Reaksi jujur ini langsung disambut pelukan hangat dari guru-guru pendamping yang dengan sigap menenangkan mereka, sekaligus memberikan pemahaman bahwa merendahkan tubuh saat terjadi guncangan adalah insting keselamatan yang sangat tepat.

Keseruan belajar langsung di lapangan ini mendapat apresiasi penuh dari Kepala SLB Negeri 2 Yogyakarta, Ibu Dyah Sulistyawati, S.Pd., M.Pd. Beliau melihat kegiatan ini sebagai pendorong utama tumbuhnya keberanian peserta didik. "Pengalaman menjelajah di luar kelas seperti ini sangat berharga untuk melatih kemandirian dan kepekaan anak-anak terhadap lingkungan sekitarnya. Terlebih saat simulasi bencana, kita bisa langsung menanamkan sikap waspada sejak dini di benak mereka. Harapannya, mereka terus tumbuh menjadi generasi hebat yang mandiri dan siap menjaga diri di mana pun berada," pesan beliau dengan senyum bangga. Rangkaian kunjungan hari itu ditutup dengan membawa pulang kenangan indah, membuktikan bahwa proses belajar yang menyenangkan bisa terjadi di mana saja.

Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang