NqN5LWB7MGx5MWRcLGx5NGFcLDcsynIkynwbzD1c

Wayang Kebon: Saat Daun Kering dan Rambut Jagung Menjadi Karya

BLANTERLANDINGv101
2388665784219781519

Wayang Kebon: Saat Daun Kering dan Rambut Jagung Menjadi Karya

Sabtu, 06 Juni 2026

Suasana Aula SLB Negeri 2 Yogyakarta pada tanggal 2 dan 4 Juni 2026 riuh oleh gelak tawa dan obrolan hangat para guru serta karyawan. Mereka tengah asyik menyusun aneka dedaunan kering, biji-bijian, hingga kulit batang tanaman yang dipungut langsung dari kebun sekolah. Kesibukan menyenangkan ini merupakan bagian dari kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Wayang Kebon. Kehadiran Kak Anisyah Padmanila Sari, seniman muda lulusan Seni Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sekaligus Founder Wayang Kebon, sukses memantik antusiasme seluruh peserta untuk berkreasi.

Proses berkarya yang dikoordinasikan dengan apik oleh Ibu Sunarminingsih, S.Pd. dan Bapak Ferry Ariyanto, S.I.P. ini memunculkan banyak kejutan visual. Ada satu momen yang membuat seisi aula tergelak lepas, yakni saat salah satu peserta menghias tokoh pewayangan Bagong menggunakan rambut jagung. Karakter yang aslinya memang sudah jenaka itu mendadak tampil sangat nyentrik dengan rambut pirang alaminya. Suasana santai dan penuh tawa seperti ini membuat proses belajar hal baru terasa sangat cair dan membumi.

Di balik keseruan merangkai ranting dan daun tersebut, tersimpan harapan besar bagi anak-anak didik kita. Pembuatan wayang dari bahan alam ini dirancang sebagai media terapi yang menyenangkan bagi murid-murid dengan hambatan intelektual maupun ragam hambatan lainnya. Aktivitas menyentuh aneka tekstur daun dan biji-bijian sangat efektif untuk melatih motorik halus dan merangsang indera peraba anak. Mengadaptasi benda-benda sederhana dari alam menjadi karya seni juga mengajarkan mereka untuk turut melestarikan lingkungan sekitar.

Langkah kecil merajut daun kering ini menjadi praktik baik sekolah untuk terus berinovasi dalam memfasilitasi kebutuhan setiap murid. Berbekal ilmu baru ini, bapak dan ibu guru siap menghadirkan keajaiban mendongeng yang interaktif di dalam kelas. Semangat Ramahita akan terus berdenyut, menyertai setiap proses belajar anak-anak agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan peduli pada alam di sekelilingnya.

Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta

BLANTERLANDINGv101
Formulir Kontak Whatsapp×
Data Anda
Data Lainnya
Kirim Sekarang