Suasana haru dan bangga menyelimuti koridor SLB Negeri 2 Yogyakarta pada Rabu, 11 Maret 2026, saat sekolah merayakan puncak hari jadinya yang ke-58. Dengan mengusung tema besar "HARMONIS". Tema ini adalah sebuah manifestasi dari semangat menghadirkan adab, merajut mutu, serta mewujudkan inklusi dalam kesantunan. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh tamu undangan secara luring, tetapi juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi sekolah. Hal ini memungkinkan para alumni, orang tua yang berhalangan hadir, serta masyarakat luas untuk turut menyaksikan momen bersejarah ini secara live. Alunan syahdu dari Karawitan Senopati Laras menjadi pembuka yang memikat, mengiringi langkah para tamu undangan memasuki area acara yang dipandu dengan sangat luwes oleh pembawa acara, Bening Saraswati.
Kemeriahan acara dimulai dengan rangkaian penampilan seni yang memukau, diawali dengan lantunan merdu lagu daerah "Gambang Suling" oleh tim ekstrakurikuler karawitan. Meskipun salah satu siswa, Rakha, berhalangan hadir karena sedang sakit, semangat kreativitas tetap terjaga melalui penampilan memukau Anggun, Fafa, Intan, dan Erinta dalam "Tari Jampi Jogja". Suasana semakin semarak saat para murid menunjukkan bakat menyanyi mereka dengan sangat apik di bawah arahan tangan dingin Bapak Maungguh Kusmawan. Harmonisasi suara Ale, Nawa, dan Khansa, serta kolaborasi tim ekstrakurikuler musik yang membawakan lagu-lagu bertema religi, berhasil menyentuh hati hadirin. Penampilan yang sangat bagus ini menjadi bukti nyata keberhasilan proses pendampingan minat dan bakat yang dilakukan secara konsisten di sekolah.
Tak hanya memanjakan mata dan telinga melalui seni panggung, perayaan ini juga menjadi ajang unjuk kemandirian melalui gelaran bazar yang meriah di area sekolah. Sinergi antara komite dan orang tua siswa terlihat nyata lewat deretan stan yang menjajakan berbagai produk usaha mandiri, mulai dari sambal rumahan yang menggugah selera hingga jamu tradisional yang menyehatkan. Tak kalah menarik, perhatian pengunjung juga tersedot pada stan hasil keterampilan para murid. Di sana, karya nyata siswa-siswi hebat ini dipamerkan dan dijual, meliputi suvenir cantik, gantungan kunci, gelang manik-manik yang penuh warna, hingga kain batik hasil cantingan tangan mereka sendiri. Produk keterampilan kayu seperti stand ponsel dan gantungan kunci ukir juga turut menunjukkan bahwa keterbatasan intelektual maupun gerak bukanlah penghalang bagi mereka untuk menghasilkan karya yang fungsional dan bernilai estetika.
Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 2 Yogyakarta, Ibu Dyah Sulistyawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan refleksi mendalam mengenai perjalanan panjang institusi ini. Momen tersebut diperkuat dengan penayangan trailer film dokumenter sejarah sekolah berjudul "Tumbuh Bersama" yang membawa hadirin kembali ke masa lalu, mengenang perjuangan para pendahulu yang membangun sekolah dari ruang kelas bersekat bambu yang sederhana. Sebagai bentuk kontribusi nyata bagi dunia literasi dan inklusi, sekolah juga meluncurkan "Dwi Karya Lentera", yakni buku "Satu Cerita, Sejuta Cita" yang merangkum kisah pengabdian para pendidik serta Majalah GITA sebagai wadah inspirasi bagi komunitas tunagrahita. Puncak perayaan pun ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ibu Dyah yang didampingi oleh Ramahita, maskot ramah tunagrahita kebanggaan sekolah.
Apresiasi terhadap prestasi warga sekolah turut menjadi agenda penting, mulai dari penyerahan penghargaan Siswa Berprestasi kepada Risang Aji Oktavian, hingga apresiasi kedisiplinan bagi Talitha Suci Reania dan Firnanda Putri Anjarwati. Menjelang senja, suasana koridor berubah menjadi penuh keceriaan saat Kak Ani Maghfiroh hadir membawakan siraman rohani menggunakan properti boneka yang pandai berbicara, yang seketika menyihir perhatian para murid untuk menyimak kisah tentang kejujuran. Semangat inklusivitas juga tampak nyata melalui pembagian sesi penguatan spiritual; sementara siswa Muslim menyimak kisah di koridor, kegiatan Pendalaman Iman bagi guru, karyawan, dan siswa Kristiani dilaksanakan dengan khidmat di Ruang TK di bawah panduan Ibu Niken. Seluruh rangkaian syukur ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Muh Safii, S.Ag., M.Pd., dilanjutkan dengan momen buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan yang begitu hangat.
Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta
.png)
