YOGYAKARTA – Minggu pagi, 14 Desember 2025, suasana Auditorium Kampus Unit 1 Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) terasa berbeda. Dalam rangka Festival Disabilitas 2025 yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Biasa (HMP PLB) UPY, tiga siswa kebanggaan SLB Negeri 2 Yogyakarta, yakni Alle, Harun, dan Rafi, hadir bukan sekadar sebagai tamu, melainkan sebagai bintang pembuka.
Tepat pukul 09.20 WIB, sesaat setelah sambutan ketua pelaksana, ketiga siswa ini tampil percaya diri mengisi slot "Persembahan Tari". Didampingi oleh Bapak Rully dan Ibu Anathasia Cita, mereka membawakan seni tari di hadapan ratusan peserta talkshow nasional. Bagi Alle, Harun, dan Rafi, panggung ini adalah ruang belajar yang luar biasa. Tampil sebagai pembuka acara besar melatih mereka untuk menaklukkan rasa gugup, beradaptasi dengan sorotan lampu panggung, dan yang terpenting, merasakan validasi bahwa kemampuan mereka dihargai setara di ruang publik akademik.
Kehadiran mereka di lingkungan kampus UPY juga membawa pesan inklusi yang kuat. Berinteraksi langsung dengan mahasiswa dan akademisi memberikan pengalaman sosial yang memperkaya jiwa mereka. Ini adalah momen pembuktian diri bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi dan memukau khalayak.
Apresiasi hangat pun mengalir deras dari keluarga besar sekolah. Kepala SLB Negeri 2 Yogyakarta, Ibu Dyah Sulistyawati, melalui grup WhatsApp sekolah menyampaikan rasa bangga yang mendalam kepada para murid dan guru pendamping yang telah berjuang memberikan penampilan terbaik. Partisipasi dalam acara HMP PLB UPY ini diharapkan menjadi jejak pengalaman manis yang akan terus memupuk keberanian dan kepercayaan diri Alle, Harun, dan Rafi di masa depan.
Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta
.png)
.jpeg)

