Suasana di SLB Negeri 2 Yogyakarta terasa meriah saat tiga siswi yaitu Fafa, Intan, dan Anggun tampil luwes membawakan Tari Payung. Tarian tersebut menjadi pembuka untuk acara "Bincang-bincang Budaya Sinema" yang digelar di sekolah pada Selasa, 26 Agustus 2025. Melanjutkan diskusi dari hari sebelumnya, acara ini menghadirkan tim narasumber yang luar biasa, yaitu Kak Yan Wijaya, Kak Roro, dan Kak Rul yang jenaka dari Yayasan Demi Film Indonesia (YDFI), serta Kak Gufri dari Direktorat Film, Musik, dan Media Kementerian Kebudayaan.
Acara yang dipandu oleh guru, Ibu Sunarminingsih, ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa dari semua jenjang serta para guru. Tujuannya adalah untuk membuka wawasan siswa mengenai berbagai profesi di balik layar, seperti sutradara, aktor, editor, dan kru film. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah, Ibu Dyah Sulistyawati, S.Pd., M.Pd., dengan bangga memperkenalkan anak-anak yang telah belajar dan berkarya melalui film pendek yang diproduksi oleh para siswa dan guru. Hal ini menunjukkan bahwa dunia film bukanlah hal yang asing bagi mereka.
Suasana menjadi sangat hidup dan interaktif, terutama berkat gaya penyampaian Kak Rul yang jenaka dan narasumber lainnya yang mengajak siswa untuk terlibat langsung. Puncaknya adalah sesi bermain peran sederhana, di mana tiga siswa pemberani yaitu Ale, Maulana, dan Rafi yang maju ke depan audiens. Mereka dengan percaya diri berakting memerankan adegan percakapan antar teman yang dengan tegas menolak ajakan seorang penjahat. Penampilan mereka sontak mengundang tawa dan tepuk tangan meriah dari seluruh penonton yang hadir.
Di tengah gelak tawa, seluruh tim narasumber, Kak Yan, Kak Rul, Kak Roro, dan Bapak Gufri, secara bergantian menyelipkan pesan-pesan motivasi yang mendalam. Mereka mendorong para siswa untuk rajin belajar demi meraih cita-cita. "Belajar itu bisa dari mana saja, termasuk belajar nilai-nilai kebaikan dari film-film yang kita tonton," pesan mereka.
"Jangan lupa datang nobar besok Kamis, ya, kami tunggu di bioskop". Kata Kak Rul. Bincang-bincang sinema hari itu berhasil mengubah ruang sekolah menjadi panggung inspirasi. Para siswa tidak hanya mengenal profesi baru. Mereka merasakan langsung serunya berakting dan mendapatkan motivasi bahwa film bisa menjadi sumber belajar yang menyenangkan.
Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta