Suasana keriuhan dan tawa lepas memenuhi sudut SLB Negeri 2 Yogyakarta pada Kamis, 18 Juni 2026. Kehadiran tamu istimewa, Mas Keefe Juris Privian dan Mbak Nayla Terra El Azizy dari SMAN 4 Yogyakarta melalui program PENDHAWA 26, membawa angin segar dalam mengenalkan budaya pedalangan. Mereka datang menyapa anak-anak dengan pendekatan yang sangat dekat dan interaktif. Rasa penasaran langsung terpancar dari tatapan para murid saat tokoh-tokoh pewayangan dari kayu itu mulai dimainkan. Di tengah pertunjukan yang mengalir hangat, sebuah celetukan polos berbunyi, "Haha wayang e lucu!" spontan meluncur dari salah satu murid, membuat suasana seketika pecah oleh tawa renyah semua yang hadir.
![]() |
| Ale dan Wayang Trirama |
Puncak kebanggaan hari itu justru datang dari anak didik kita sendiri. Berbekal keberanian dan ketekunannya berlatih di bawah bimbingan Ibu Sunarminingsih, S.Pd., serta dukungan semangat dari Ibu Dhian Noormalitasari, S.Pd., M.Pd., ananda Ale dari jenjang SMALB maju ke depan untuk unjuk gigi. Jari-jemarinya tampak begitu luwes menghidupkan tokoh-tokoh Wayang Trirama. Lewat lantunan suaranya, Ale asyik menceritakan kisah keseharian Ibu Imas bersama ketiga buah hatinya yang istimewa, yakni Ramada dengan hambatan daksa, Ramaina dengan hambatan penglihatan, dan Ramahita dengan hambatan intelektual. Dinamika keluarga Trirama ini sukses menyentuh hati siapa saja yang menyaksikannya, membawa pesan indah tentang persaudaraan dan penerimaan.
![]() |
| Menebak nama wayang |
Keberanian Ale mengambil peran, serta antusiasme murid-murid lain yang berlomba menebak nama wayang, menjadi pemandangan yang sangat mengharukan. Momen manis semacam ini tercipta berkat ruang aman yang selalu dijaga oleh para pendidik agar anak-anak dengan berbagai hambatan bebas berekspresi dan menembus keraguan mereka sendiri. Kepala SLB Negeri 2 Yogyakarta, Ibu Dyah Sulistyawati, S.Pd., M.Pd., menyambut dengan senyum bangga inisiatif generasi muda SMAN 4 Yogyakarta ini. Beliau menuturkan pesan yang penuh makna, "Semoga dengan kehadiran mas dhalang ini menginspirasi dan menambah semangat para murid dalam melestarikan budaya."
![]() |
| Senang |
Pertemuan singkat yang sarat edukasi ini diakhiri dengan pesan manis dari Mas Keefe dan Mbak Nayla agar teman-teman di SLBN 2 Yogyakarta terus memelihara semangat belajar dalam kondisi apa pun. Hari itu meninggalkan senyum lebar di wajah anak-anak, menyuntikkan keberanian baru, dan tentunya menanamkan benih kecintaan pada warisan budaya bangsa sedari dini. Semangat luhur ini akan terus dirawat, sejalan dengan nilai-nilai Ramahita di lingkungan sekolah kita.
Oleh: Tim Humas SLB Negeri 2 Yogyakarta
.png)



